Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Januari 2012

Cara Memperbarui Linux

     Dalam memperbarui linux bisa melalui beberapa cara. Pertama, bisa dengan mendownload dari homepage file .iso baik berupa untuk live usb/cd atau live DVD. Namun, untuk live usb dan live cd tidak bisa untuk mengupgrade. Hanya bisa untuk menginstal. Untuk mengupgrade hanya bisa menggunakan file .iso dalam bentuk DVD. Karna, file dalamnya sudah lengkap. Kekurangannya harus mengunduh dalam waktu lama. Kapasitas filenya sebesar 4,8 GB.  Cara pertama ini mempunyai kekurangan, yaitu harus menginstal ulang kembali, jika linux terbaru itu tidak mendukung beberapa perangkat keras atau masih ada bug pada sistem.
      Kedua, pengguna dapat langsung mengupgrade melalui internet. Saya ambil contoh pada ubuntu. Buka update manager dan klik upgrade pada pilihan. Mungkin dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Namun, hal ini mengandung resiko yang tinggi. Linux lama bisa rusak, jika dalam penginstalan tidak selesai akibat terputusnya koneksi internet. Dan juga sama seperti hal di atas, pengguna harus menginstal ulang kembali, jika linux terbaru itu tidak mendukung beberapa perangkat keras atau masih ada bug pada sistem.
        Ketiga,  pengguna dapat mengupgrade cuma dekstop environmet dan kernelnya. Untuk mengupgrade kernel. Kita harus mengunduh tiga file di situs distro linux. misalnya pada ubuntu klik disini. Kita ambil contoh komputer Anda intel dan Anda memilih platform x86. Jadi, Anda harus mengunduh linux-header-x.xx.xxxx-generic-x.xx.xxxx-i386.deb, linux-header-x.xx.xxx-generic-x.xx.xxxx-i386-all.deb , dan linux-image-x.xx.xxxx-generic-x.xx.xxxx-i386.deb. Instal ketiga file tersebut dan jangan lupa mengetik di terminal sudo update-grub. Sedangkan untuk dekstop environmet. Anda dapat menginstal melalui terminal. Caranya dapat dilihat di homepage dekstop environment. Cara terakhir merupakan cara yang  sangat rendah resiko gagal sistem seperti cara pertama dan kedua. Jika ada ketidakcocokan, user dapat menghapus kernel melalui synaptic package manager.

keyword: linux, upgrade, install kernel, install dekstop enviroment, kernel, file iso live usb, file iso live dvd, file iso live cd

Minggu, 08 Januari 2012

XFCE Si Tikus Ringan

XfCE merupakan sebuah dekstop environment yang mengutamakan kecepatan dan kurang dalam menyerap sumber daya. Selain itu, XFCE juga tetap mempertahankan dinamis dan menarik dalam penampilan dekstopnya. XFCE dapat di instal di platform UNIX seperti linux, FreeBSD, NetBSD, Solaris dan sebagainya, Pada sampai sekarang bulan januari 2012 versi terakhirnya adalah XFCE versi 4.8. Fitur yang disediakan oleh pengembang XFCE adalah sebagai berikut
  1.  Window Manager
  2. Dekstop Manager
  3. Panel
  4. Session Manager
  5. File Manager
  6. Setting Manager

Untuk pengguna Ubuntu yang ingin mengganti dekstop environment-nya menjadi XFCE. Silakan membuka terminal dan mengetik Sudo apt-get install xubuntu. Selain itu, untuk distro ubuntu sudah mengeluarkan distro khusus yang default dekstop enviroment-nya,  yaitu xubuntu. Untuk mengunduh file bentuk .iso silakan klik disini.
xfce 4.8 di ubuntu
Sumber:
www.xfce.org
keyword: linux, ubuntu, instalasi xfce, instal xfce, instal xubuntu, download xubuntu, xubuntu, dekstop enviroment, komputer, distro linux, download free xubuntu

Desktop Environment

Desktop Environment adalah sebuah aplikasi yang menyediakan lingkungan kerja bagi program untuk dapat di akses oleh user yang mengandung sistem GUI. Biasanya dekstop environment ini menyediakan ikon, jendela pengguna (window), bilah alat(toolbar), gadget dekstop, dan sebagainya. Dari semua fitur tersebut yang intinya untuk mempermudah user. 
Awal mulanya pengembang desktop environment ini adalah Xerox. Akan tetapi, Xerox gagal dalam pemasarannya dan harganya cukup tinggi. Namun, perusahaan Apple inc mampu mengembangkan dekstop enviromnent ini menjadi lebih bagus dan harganya terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah. Desktop Enviroment pertama ini digunakan di komputer pribadi (PC) Apple Lisa. 
Lambat laun semua pc dan laptop sudah menggunakan desktop enviroment. Untuk windows dan Mac desktop envirometnya tidak dapat diubah atau mengganti desktop enviroment lainnya. Contoh desktop enviroment windows adalah aero. Aero ini terdapat di sistem operasi windows 7. Untuk pengguna windows Xp tidak bisa menggunakan dekstop environment aero. Dan desktop environment windows xp adalah lunar.
Namun, untuk linux desktop enviroment banyak sekali. Dan user dapat menggantinya. desktop environment yang dapat di install di linux adalah kde, gnome, xfce, lxde, dan xpde. Tiap desktop environment ini mempunyai kekurangan dan kelebihan. kelabihan mengenai tampilan atau pengaturan organisasi ikon. Bahkan, pengembang desktop environment membangun konsep yang hemat dalam pemakai dalam hard disk dan memori. Termasuk juga dalam energi. Selain itu juga, pengembang membuat desktop enviroment hampir mirip dengan deskstop environmetn yang dipakai di windows.
Mungkin seperti itulah pengertian desktop environment dan perkembangannya, serta desktop environmet di linux atau windows. Namun, di linux dekstop environmet masih banyak. Tapi, di atas merupakan desktop environment yang sering digunakan oleh user.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan_meja

keyword: desktop environment, lingkungan meja, xerox, lunar, aero, kde, gnome, sejarah desktop environment, perbandingan desktop environment linux dan windows

Aplikasi Terbaik Di Ubuntu

Mungkin kita bingung dalam memilih aplikasi yang ringan dan bagus untuk ubuntu. Kebingungan ini kebanyakan terjadi bagi pengguna ubuntu yang baru saja pindah dari windows. Walaupun pada saat install ubuntu sudah tersedia aplikasi yang akan dibutuhkan oleh pengguna. Akan tetapi, aplikasi yang sediakan oleh pihak ubuntu terkadang aplikasinya berat dan memakan banyak memori. Selain itu juga, para pengguna mungkin mencari aplikasi yang sama dengan aplikasi waktu di windows. Berikut ini aplikasi yang menurut saya yang terbaik di ubuntu.


1.  Audacious berfungsi sebagai media musik player yang mana sudah mendukung tampilan winamp dan beberapa tampilan lainnya. Aplikasi ini juga sudah mendukung secara langsung ekstensi seperti mp3,  ogg vorbis/theora, AAC, AAC+, FLAC, ALAC, Windows Media (WMA), dan  WAVE. Selain itu,  Audacious memiliki plugin dan fitur kontain sangat bagus lainnya seperti LIRC, lyric dan sebagainya, Untuk memasang aplikasi ini dapat memalalui ubuntu software center.

2. VlC merupakan proyek media pemutar dari VideoLAN. Ini dapat memutar ekstensi MPEG, MPGE2, MPEG4, Divx, MOV, WMV, QuickTime, MP3, ogg/Vorbis file, DVDs, VCDs dan multimedia stream dari beberapa sumber network. Untuk memasang aplikasi ini dapat melalui ubuntu software center.

3.  Chromium Web Browser merupkan sebuah proyek perambah open source untuk membangun keamanan, kecepatan dan lebih stabil bagi semua pengguna internet. Ini salah satu perambah (browser) yang terbaik. Untuk memasangnya dapat melalui ubuntu  software center.



4. Wine merupakan aplikasi yang menyediakan layer untuk menjalankan program yang berekstensi windows di linux tanpa perlu menginstal microsoft windows. Namun, ada beberapa program yang tidak dapat dijalankan oleh wine. Untuk memasang ini dapat melalui ubuntu software center.


5. Ubuntu Tweak merupakan sebuah aplikasi yang dapat membuat konfigurasi ubuntu menjadi lebih mudah. Salah satu kegunaanny dapat mengganti background login. Untuk memasang ini dapat melalui ubuntu software center atau dapat mengunjungi websitenya ubuntu tweak.